JAKARTA - Booth pameran kerap dipandang sebelah mata sebagai sekadar tempat memajang produk. Padahal, desain booth yang tepat dapat menjadi salah satu penggerak utama percepatan penjualan sebuah brand, terutama saat bersaing di ajang pameran dengan ratusan peserta lain.

Desain Sebagai Alat Komunikasi Bisnis

Setiap elemen dalam desain booth, mulai dari tata letak, warna, pencahayaan, hingga material yang digunakan, sesungguhnya merupakan bentuk komunikasi non-verbal kepada pengunjung tentang siapa dan bagaimana kualitas sebuah brand. Desain yang berantakan atau tidak terencana dapat menimbulkan kesan negatif, sekalipun produk yang ditawarkan sebenarnya kompetitif.

Sebaliknya, desain yang matang mampu mengarahkan alur pergerakan pengunjung secara alami menuju titik-titik penting, seperti area demo produk atau meja konsultasi, sehingga meningkatkan peluang terjadinya interaksi yang berujung pada transaksi.

Studi Kasus Sederhana di Lapangan

Praktisi desain pameran kerap menemukan bahwa booth dengan area terbuka dan pencahayaan yang cukup terang cenderung lebih ramai dikunjungi dibandingkan booth tertutup yang terkesan eksklusif namun sulit diakses. Prinsip ini sederhana namun sering diabaikan oleh perusahaan yang lebih fokus pada estetika ketimbang fungsi.

Investasi Desain yang Terukur

Karena itu, banyak perusahaan kini mulai melibatkan konsultan atau kontraktor booth sejak tahap perencanaan strategi pameran, bukan hanya untuk keperluan visual, tetapi juga untuk memastikan desain booth benar-benar selaras dengan target penjualan yang ingin dicapai dari keikutsertaan mereka di sebuah event.